Kejari Bitung Tangani Tiga Kasus Kapal Bermasalah

Mustari Ali, Kasi Intel Kejari Bitung

BITUNG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bitung ternyata serius juga dalam menangani kasus kapal yang tertangkap bermasalah.

Kapal yang tertangkap biasa oleh Pangkalan Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Bitung.

Kebanyakan juga lantaran tidak memiliki dokumen perjalanan, ABK adalah warga asing, kapten kapal adalah WNA, atau Kapal adalah kapal asing.

Berdasarkan data hingga akhir 2017 ada tujuh kasus yang sudah ditangani dan semuanya sudah ada putusannya.

“Lima kapal sudah ditenggelamkan pada Februari 2017, sementara dua masih menunggu untuk ditenggelamkan juga,” ujar Mustari Ali Kasi Intel Kejari Bitung, Jumat (16/3/2018).

Ia menjelaskan, kapal ditenggelamkan dengan memotong badan kapal menjadi beberapa bagian menggunakan mesin chinsaw.

Sementara untuk tahun 2018 ada tiga kapal yang ditangani kasusnya dan sementara dalam proses persidangan.

Ia menjelaskan, selain ditenggelamkan kapalnya, khususnya untuk ABK dan kapten kapal atau pemilik yang bersalah biasanya dilakukan hukuman badan.

“Biasanya untuk hukuman badan antara satu hingga dua tahun,” jelasnya.

Atau biasanya dikenakan denda Rp 10-50 ribu.

Menurutnya, selama ini yang ditangani adalah kapal yang bermesin di bawah 10 GT.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "Kejari Bitung Tangani Tiga Kasus Kapal Bermasalah"